Monday, November 2, 2015

Kehidupan dengan Ilmu dan Perjuangan


Bismilahirroh Manirrohiim.
Kehidupan yang semakin modern, kehidupanpun berubah drastis dari kehidupan zaman jahiliyah sampai kehidupan yang terang benderang yaitu peradaban Islam yang dipelopori oleh panglima besar Islam Nabi Muhammad SAW. yang diutus oleh Allah SWT. untuk menyampaikan risalah-Nya. Namun dengan seiringnya waktu kehidupan zaman jahiliyahpun telah nampak muncul kembali dikalangan masyarakat umum, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Maka apabila kehidupan semua masyarakat umum sudah seperti zaman jahiliyah kembali, dimana gaya hidup  masyarakat yang suka berhura-hura hanya untuk  kesenangan dunia semata. Jika sudah seperti itu, makasangat sulit bahkan hampir mustahil untuk bisa merubahnya kembali, kecuali dengan ilmu dan pertolongan-Nya.
Berbicara tentang perubahan kehidupan masyarakat  dari zaman jahiliyah ke  kehidupan masyarakat yang Islami lalu kembali lagi ke  kehidupan masyarakat jahiliyah, tidak jauh berbeda dengan keadaan masyarakat Indonesia khususnya ummat Islam Indonesia dewasa ini.
Bangsa Indonesia  merupakan sebuah bangsa yang mayoritas penduduknya beragama Islam terbesar di dunia, hampir mencapai 80-85%, tapi kondisi umat Islam di Indonesia tertinggal oleh masyarakat non Islam yang predikatnya minoritas, baik tertinggal dari sisi politik, ekonomi, agama, pendidikan,  kehidupan sosial,  dan dari sisi berpikirpun masih tertinggal oleh kalangan minoritas, mengapa demikian? Karena umat Islam tidak lagi mengunakan pedoman hidup yaitu al-qur’an dan sunah rosul  yang mengajarkan bagaimana cara berpolotik, bersosial, berekonomi, cara berpendidikan, dan cara berpikir. Padahal yang seharusnya lebih maju dan lebih berkembang itu adalah umat Islam.
Berdasarkan permasalahan tersebut yang semakin  terpuruk kehidupan umat Islam, yang seharusnya berilmu pengetahuan, makmur, adil, dan beradab malah menjadi sebaliknya yang berkehidupan tidak adil dan biadab. Oleh karena itu, saya selalu bertekad setiap hari untuk terus selalu menuntut ilmu kapanpun dan dimanapun saya berada, saya harus selalu menuntut ilmu, ilmu apaun karena pada hakikatnya ilmu itu berasal dari Allah SWT. saya bertekad untuk menghilangkan kebodohan diri saya pribadi, lingkungan keluarga dan masyarakat umum dengan terus menuntut ilmu dan mengamalkannya sehingga ilmu yang saya dapatkan menjadi bermanfaat, baik bagi saya, keluarga, masyarakat dan bagi agama.
Saya dengan tekad untuk menuntut ilmu demi menghilangkan kebodohan diri saya, keluarga bahkan masyarakat, maka berbagai usahapun saya lakukan untukmencari ilmu, saya menuntut ilmu mulai dari ketika berada dalam asunhan sang ibu sampai ke pendidikan tingkat sekolah dasar, terus sekolah menengah pertama, dan kemudian sampai saat ini saya duduk di bangku sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan dan pondok pesantren saya lakukan dengan berbagai halangan dan rintangan saya terus hadapi dengan penuh pengorbanan serta sabar dan ikhlas semata untuk mencari rido-Nya Allah.
Jadi inti dari semua itu adalah pertama, bahwa semua mahluk yang hidup itu pasti akan memiliki permasalahan, baik permasalahan bersifat pribadi maupun kelompok yang pada hakikatnya semua permasalah itu merupakan ujian bagi umat Islam dan suatu azab bagi orang kafir. Oleh karena itu, maka dalam kehidupan sehari-hari kita mesti selalu menggunakan petunjuk Allah dan rosul agar kita bisa selamat dunia dan akhirat. Kedua, dengan menggunakan pedoman hidup al-qur’an dan sunah, maka kita harus senantiasa menuntut ilmu dimanapun dan kapanpun, karena mencari ilmu itu tidak ada batasnya. Ketiga, kita dalam mencari ilmu harus selalu dilandasi dengan niat untuk saling menolong dalam kebaikan dengan niat Lilahi Ta’ala.